Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ilmu dan Semangat dalam Mencarinya adalah Anugerah Terbesar Manusia

(Dok. Media NU Pakong) KH Ali Mufti memberikan tausiah pada Lailatul Ijtimak PRNU Padukoan, Senin (30/6/2026)

(Dok. Media NU Pakong) KH Ali Mufti (kiri) memberikan tausiah pada Lailatul Ijtimak PRNU Padukoan, Senin (30/6/2026)

Padukoan, PRNU — Tidak ada yang lebih berharga daripada ilmu. Sebuah pesan yang disampaikan Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pakong KH Ali Mufti pada Lailatul Ijtimak Pengurus Ranting (PR) NU Padukoan, Senin (30/6/2026).

"Begitu Anda dianugerahi semangat menghadiri majelis ilmu, itu adalah anugerah yang tidak cukup jika dibandingkan dengan apapun," sambung Pengasuh PP Al-Kahfi Sorpet, Bicorong tersebut.

Apa sebab? Sambung beliau, karena anugerah berupa materi itu cepat habis, sedangkan ilmu tidak.

"Misal Anda diberikan mobil, atau uang satu miliar sekalipun, dihabiskan dalam satu menit, itu bisa," lanjut beliau.

Tapi ilmu, kata KH Ali, sepanjang hayat tidak akan hilang, ia menjadi lentera, menjadi penerang, sebab al-'lmu nūrun. Ilmu itu cahaya kehidupan.

"Hidup kita bisa menjadi baik atau menjadi buruk disebab adanya ilmu. Anak cucu kita bisa tetap beriman kepada Allah itu karena ilmu," terang beliau.

Oleh sebab itu, KH Ali mengajak pengurus yang hadir agar lebih mengutamakan mewariskan ilmu daripada mewariskan harta benda.

"Mari kita dorong anak cucu kita agar semangat mencari ilmu," pungkas beliau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut beberapa jajaran pengurus MWCNU Pakong, Ketua Tanfidziyah K Zainul Waqud, Wakil Ketua K Moh Rifki Amin dan Katib Ustaz Rusdi.(-/ak)

Posting Komentar untuk "Ilmu dan Semangat dalam Mencarinya adalah Anugerah Terbesar Manusia"